Bagian ini adalah yang terpenting, dimana kita akan menentukan nama untuk Domain dari server Debian kita nantinya. Kita boleh membuat Zone Domain menggunakan Tld (Top Level Domain) hanya pada jaringan local (There’s no Internet Connection). Karena sudah ada organisasi yang khusus mengatur domain Tld tersebut, contohnya di Indonesia adalah Pandi.

Edit dan tambahkan konfigurasi untuk forward dan reverse, pada file named.conf atau bisa juga pada file named.conf.local. Kemudian tambahkan script di bawah ini.

debian-server:/home/fahrul# vim /etc/bind/named.conf
#. . .
zone "debian.edu" {     
         type master;
         file "db.debian";  
};
zone "192.in-addr.arpa" { 
         type master;
         file "db.192";         
};
include "/etc/bind/named.conf.local";