Setelah aplikasi terinstall, layanan SSH Server sudah langsung bisa kita gunakan melalui port default 22. Jika ingin mengkonfigurasi SSH Server tersebut, edit file sshd_config yang merupakan file konfigurasi utama pada SSH Server.
Dalam file tersebut, kita bisa merubah settingan default yang ada. Misalnya merubah port default, ataupun menambah tampilan banner ssh agar menjadi lebih menarik.


Edit file sshd_config berikut, kemudian cari dan rubah satu baris konfigurasi script di bawah ini.

debian-server:/home/fahrul# vim /etc/ssh/sshd_config
# What ports, IPs and protocols we listen for
#Port 21                                   #port default ssh
Port 354                                   #port diganti ke 354


3.2.2 Modifikasi tampilan LogIn ssh

Bosan dengan tampilan awal LogIn pada system Debian melalui SSH yang itu-itu aja?? Tenang, saya punya solusinya, yang saya tulis lengkap dalam tutorial ini.

Anda bisa melakukan sedikit konfigurasi untuk merubah tampilan banner SSH menjadi lebih menarik. Terlebih dahulu install aplikasi tambahan untuk membuat Banner default yang berupa Huruf menjadi bentuk Grafiti.

debian-server:/home/fahrul# apt-get install figlet
debian-server:/home/fahrul# figlet DebianServer ver.Lenny > /etc/ssh/banner

Dan tambahkan script berikut pada file sshd_config.

debian-server:/home/fahrul# echo “banner /etc/ssh/banner” >> /etc/ssh/sshd_config
Setiap selesai mengkonfigurasi, restart service ssh agar semua konfigurasi dijalankan langsung.

debian-server:/home/fahrul# /etc/init.d/ssh restart